Saturday, February 26, 2005

Cerita seorang bodoh

Pada suatu waktu hiduplah seorang yang bodoh. Seorang bodoh ini sangatlah suka memimpikan hal-hal yang indah yang kiranya tak akan terjadi pada kehidupan nyata. Si bodoh seringkali bermimpi pada saat siang bolong dimana orang-orang yang lain sedang sibuk mengerjakan tugas dan kewajibannya masing-masing, si bodoh dengan santainya bermimpi, bermain-main di dalam alam khayalannya sendiri, dimana dalam alam khayalannya itu ia berperan sebagai seorang yang sangatlah hebat, sangatlah pandai, dan juga sangatlah kaya raya.

Setelah beranjak dewasa, si bodoh akhirnya memiliki juga pekerjaan sambilan untuk menghidupi dirinya, akan tetapi kebiasaannya untuk bermimpi di siang bolong tidaklah hilang, bahkan pada saat bekerjapun ia masih menyempatkan diri untuk mengunjungi alam impiannya itu dan berfantasi sedemikian rupa sehingga seringkali melalaikan tugasnya. Si bodoh selalu bermimpi yang indah-indah karena ia tak pernah mengalami hal yang cukup indah di dalam hidupnya yang menandingi mimpinya itu.

Karena kebodohannya, si bodoh belum pernah merasakan indahnya berpasangan dengan seorang wanita. Karena kebodohannya, si bodoh seringkali diperdaya dan dimanfaatkan oleh orang-orang disekitarnya. Karena kebodohannya, ia seringkali terlibat dalam masalah yang semestinya ia tak perlu terlibat. Banyak orang berkata "ah, kan kamu baik", memang batas antara seorang yang "baik" dan "bodoh" nampaknya cukup tipis.

Suatu saat, si bodoh bertemu dengan seorang wanita yang nampaknya mampu merubah hidupnya. banyak dari rekan-rekannya yang meragukan wanita ini, tetapi si bodoh tetap berpegang teguh pada pendiriannya, kepercayaannya dan impiannya (mungkin kebodohannya) akan konsep hubungan yang ideal menurutnya membuatnya maju terus menentang pendapat rekan-rekannya.

Bagaimana akhir kisah si bodoh? Akankah ia kembali dikecewakan? Ataukah memang inilah masa depannya?

Monday, February 21, 2005

Introduction

This is my first account on www.blogger.com.
Pleased to have you visited this spot.